• Imi Surapranata

Percobaan Air berjalan

Percobaan air berjalan ini sangat mudah dilakukan oleh anak-anak dan sangat menyenangkan. Silahkan lihat channel youtube kami untuk video percobaan air berjalan ini.



Awal mula saya tertarik melakukan percobaan ini memang karena anak saya, Rana, sangat tertarik dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan warna. Dia senang melukis, dia senang pelangi, dan hal sederhana seperti crayon atau pinsil warna-pun sudah membuatnya bahagia.



Saya sudah lama ingin menunjukkan percobaan air berjalan ini ke Rana, tapi beberapa bulan terakhir pekerjaan saya membuat saya jarang bermain dengan Rana. Disaat saya memiliki waktu luang, saya mengajak Rana untuk melakukan percobaan ini, kebetulan Ashiqa, sepupu Rana sedang menginap di rumah.


Peralatan yang dibutuhkan sebenarnya sangat mudah, hanya peralatan sederhana yang dapat ditemukan dengan mudah di dalam rumah. Bebebrapa botol kosong, pewarna makanan (saya sedang tidak memiliki stok di kulkas sehingga menggunakan cat air), air dan kertas tissue


Saya meminta Rana dan Ashiqa mencampur air dengan pewarna terlebih dahulu, saya menggunakan pewarna bekas yang sudah hampir habis dan tidak terpakai. Sengaja saya memilih warna dasar agar Rana dan Ashiqa dapat melihat dan mempelajari proses pencampuran warnanya dengan baik



Letakkan 3 warna yang berbeda di 3 botol kosong, kemudian susun berjajar dengan gelas kosong diletakkan diantara dua botol berisi pewarna. Langkah selanjutnya adalah memotong tissue paper dengan bentuk memanjang dan meletakkannya di antara dua botol



Simpel dan sederhana bukan? Anak-anak akan suka sekali karena ikut terlibat dalam percobaan ini. Air akan berjalan dengan cepat menaiki tissue. Saat proses ini asah kemampuan berfikir anak, mengapa air bisa berjalan menaiki tissue? Apakah bisa air berpindah ke botol sebelahnya? Apa yang akan terjadi jika air dari kedua botol berbeda warna berpindah ke satu botol kosong?


Penjelasan tentang fiber pada tissue yang membuat air berjalan dengan cepat akan memberikan pengetahuan baru bagi anak. Apakah hal yang sama bisa terjadi jika kita mengganti tissue paper dengan bahan lain?


Langkah selanjutnya akan sedikit membosankan untuk anak.Agar perpindahan air dan pencampuran warna bisa terlihat secara signifikan ke botol kosong memang akan membutuhkan waktu yang lumayan lama. Tentu saja anak akan cepat bosan saat proses menunggu ini. Saya membawa Rana dan Ashiqa untuk melakukan permainan lain saat proses ini, sambil memancing pertanyaan-pertanyaan seputar eksperimen dan pencampuran warna.

2 jam kemudian pencampuran warna ini akan terlihat dengan sangat jelas




saya membiarkan Rana bermain dengan air sisa eksperimen ini agar lebih memahami pencampuran warna.